The Rhyme of (Saint) Loco.

– Untuk budaya-budaya di Indonesia yang tak memiliki tradisi tulis dan terabaikan.

When the language formed… – Microphone Anthem, Rock Upon A Time (2004), Saint Loco. (1)

I’m desert desperate for fall of rai(n) / I’m a wound try to heal now can you cover this pai(n) / Just like a prodigal son running back to his fathe(r) / Like child that cry for the love of a mothe(r) – Fallin, Vision For Transition (2006), Saint Loco. (2)

Di atas adalah rima dari satu band nu metal/rapcore Indonesia yang pernah penulis dengar semasa era mengenakan seragam putih-abu. Ketertarikan pada Saint Loco hadir, setelah beberapa langkah mundur telah mencicipi sound dari Linkin park dan Limp Bizkit, dari turntables/keyboard/synthesizer/samples DJ Joe Hahn dan turntables/sampling/programming DJ Lethal, dan jauh sebelum mengenal sampling-sampling dari Beastie Boys, Public Enemy, Eminem, Homicide atau Thufail Al-Ghifari. Dalam rentang album pertama dan kedua pada 2004-6, akan ada masa yang cukup jauh bila dipijak dalam masa sekarang, 2018, puluhan tahun lebih.

Rima, dalam bahasa, adalah pengulangan bunyi yang berselang, dan mampu kita perpanjang dengan form-form dari rima yang lain seperti Rima Akhir Sempurna, Rima Akhir Tak Sempurna, Rima Akhir Ganda, Rima Akhir Ganda Tak Sempurna, Rima Awal, atau bahkan yang berhubungan dengan perkawinan antara matematika dan bahasa seperti Berdasar Algoritma Metaphone dan Berdasar Algoritma Soundex.

“Rima,” tutur kawan penulis di Prancis, yang melakukan penelitian digitalisasi naskah Lontar dari kebudayaan Bali, dan meminjam ungkapan Julia Kristeva, feminis keibuan, sebagai “revolusi dalam bahasa yang sangat puitik.” Seperti yang terlantun dalam lagu Fallin:

1) Sama seperti anak yang hilang dan berlari kembali ke ayahnya. 2) Seperti anak yang menangis untuk cinta seorang ibu.

Seperti bagaimana menghancurkan perspektif pertentang klaim ‘Para Ahli’ antara siapa yang lebih hebat antara dunia lisan ataupun dunia tulisan, dan membiarkan pengulangan-pengulangan bunyi (phone) mencari bentuknya sendiri, secara wajar, alamiah.

(1) Microphone Anthem – Saint Loco https://www.youtube.com/watch?v=Z7QwrwoKWQU

(2) Fallin – Saint Loco https://www.youtube.com/watch?v=ElwZWVdZZ5o

[] Tradisi Lisan https://www.ifi-id.com/id/event/undang-undang-otonomi-daerah-dan-penulisan-sejarah-di-indonesia-bagian-timur-oleh-genevieve-duggan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s